Dalam kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah, pada hadis ke-20, disebutkan :
عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الأَنْصَارِي البَدْرِي رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ، رَوَاهُ البُخَارِيْ
Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr Al-Anshari Al-Badri radhiyallahu ‘anhu, beliau bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya di antara ungkapan yang telah dikenal oleh manusia dari ucapan kenabian terdahulu ialah: Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesuka hatimu” (HR. Bukhari)
Hadis tersebut...
5 Hal yang Boleh Tergesa-Gesa
Abu Fathan | 18:47 | 0
comments
Ada lima hal yang boleh segera atau tergesa-gesa dilakukan padahal asal tergesa-gesa adalah dari setan. Namun karena ini ada kebaikan, maka boleh tergesa-gesa atau meminta segera untuk dilakukan.
Dalam Hilyatul Auliya' karya Abu Nu'aim Al Ashbahani disebutkan perkataan berikut ini dari Hatim Al Ashom,
كان يقال العجلة من الشيطان إلا في خمس إطعام الطعام إذا حضر الضيف وتجهيز الميت إذا مات وتزويج البكر إذا أدركت وقضاء الدين إذا وجب والتوبة من الذنب إذا أذنب
"Ketergesa-gesaan biasa dikatakan dari setan kecuali dalam lima perkara:
1- menyajikan makanan ketika ada tamu
2- mengurus mayit ketika ia mati
3- menikahkan seorang gadis jika sudah bertemu jodohnya
4- melunasi utang ketika sudah jatuh...
Kemuliaan Ahlul Bait Dalam Pandangan Ahlussunnah
Abu Fathan | 19:13 | 0
comments
Segala puji bagi Allah Yang Maha Sempurna dalam segala sifat dan
perbuatan-Nya, Yang Maha Adil dalam segala hukum-Nya, Yang Maha Bijaksana dalam
segala keputusan-Nya.
Berikutnya selawat dan salam buat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam
yang telah diutus untuk sebagai pembawa rahmat kepada seluruh alam. Tidaklah
sempurna keimanan seseorang sampai ia mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa
Sallam melebihi dari mencintai orang tua dan anaknya serta manusia seluruhnya,
bahkan dari dirinya sendiri.
Beliau bersabda:
((لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده والناس أجمعين))
[متفق عليه].
“Tidaklah sempurna iman salah seorang kalian samapai aku lebih ia cintai
dari orang...
Subscribe to:
Posts (Atom)