Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc
Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kekhususan dan keistimewaan kepada Ahlu sunnah dengan menunjukkan merekakepada kebenaran dan mengikuti jalan yang lurus.Allâh Subhanahu wa Ta’ala menganugerahkan keistimewaan banyak yang tidak dimiliki semua golongan dan seluruh keyakinan lainnya. Sebab, keyakinan Ahlu Sunnah dibangun dari al-Qur`ân dan Sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , tanpa dikotori dengan pemikiran ilmu kalam dan filsafat. Aqidah mereka suci bersih, memberikan keyakinan dan ketenangan yang memenuhi jiwa mereka dan menjadikan para pengikutnya sangat mengagungkan al-Qur`ân dan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bersatu...
Kisah Ashhâbul-Kahfi, Kisah Para Pemuda Yang Menakjubkan
Abu Fathan | 11:20 | 0
comments
Sangat banyak kisah dari umat terdahulu yang difirmankan Allâh di dalam kitab-Nya yang mulia, Al-Qur`ânil-Karim. Yang secara nyata menunjukkan betapa besar faidahnya untuk menuntun umat manusia kepada hidayah. Karena paparan kisah termasuk media pembelajaran yang penting. Apalagi, biasanya seseorang mempunyai kecenderungan lebih mudah untuk meresapi pesan-pesan moral dari sebuah cerita yang shahih.
ASHABUL-KAHFI, PARA PEMUDA YANG TEGUH MEMPERTAHANKAN KEIMANAN
Dalam surat al-Kahfi, Allâh Azza wa Jalla menyampaikan salah satu kisah kehidupan masa lalu. Yakni yang dikenal dengan ashhâbul-kahfi, yaitu para pemuda penghuni goa, yang dikisahkan secara global.
Dalam sebuah keterangan disebutkan,...
Bentuk-Bentuk Kesombongan
Abu Fathan | 18:51 | 0
comments
Sebagian orang menyangka bahwa kesombongan itu letaknya dalam hati saja, sehingga dengan perbuatannya semata-mata seseorang itu tidak bisa dikatakan sombong. Benarkah demikian? Ternyata tidak. Karena walaupun pada asalnya kesombongan itu di dalam hati, akan tetapi bisa memunculkan bentuk-bentuk kesombongan yang dapat diketahui oleh panca indra. Inilah di antara bentuk kesombongan-kesombongan yang harus ditinggalkan:
Takabbur Terhadap Al-Haq
Di antara bentuk kesombongan terburuk adalah menolak kebenaran. Kesombongan ini menyebabkan dia tidak bisa mengambil faedah ilmu dan tidak bisa menerima al-haq serta tidak tunduk kepada al-haq. Terkadang ia meraih pengetahuan, namun jiwanya tidak mau...
Bahaya Kesombongan
Abu Fathan | 18:49 | 0
comments
Sesungguhnya bahaya kesombongan itu sangat besar, banyak orang binasa karenanya. Diantara bahaya kesombongan adalah kesombongan merupakan dosa pertama yang dilakukan makhluk. Kesombongan adalah dosa pertama yang dilakukan Iblis. Allâh Ta’ala berfirman:
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!,” Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. [Al-Baqarah/2: 34]
Diantara bahaya kesombongan juga adalah neraka menjadi tempat kembali mereka, sebagaimana...
Hakekat Kesombongan
Abu Fathan | 18:47 | 0
comments
Kesombongan (al-kibr) adalah melihat diri sendiri melebihi al-haq (kebenaran) dan al-khalq (makhluk; orang lain). Jadi, orang yang sombong melihat dirinya di atas orang lain dalam sifat kesempurnaan.
Kesombongan ada dua yaitu kesombongan terhadap al-haq (kebenaran), dan kesombongan terhadap al-khalq (makhluk/manusia).
Seorang manusia, tatkala melihat dan menganggap dirinya besar atau mulia, dia akan menganggap orang lain kecil dan merendahkannya. Dia akan memandang al-haq (kebenaran) akan menghancurkan kedudukannya dan mengecilkan posisinya. Dan dia melihat manusia lainnya seolah-olah binatang, karena dianggap bodoh dan hina. [Lihat at-Tawâdhu’ fî Dhauil Qur’ânil Karîm was Sunnah ash-Shahîhah,...
Dakwah Bukan Kerja Sambilan
Abu Fathan | 10:48 | 0
comments
Mengajak manusia menuju jalan Allah bukan pekerjaan mudah. Berdakwah bukan pekerjaan sampingan atau pengisi waktu senggang yang bisa dikerjakan seenaknya. Dakwah adalah tugas agung dan pekerjaan yang mulia.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَمَنۡ أَحۡسَنُ قَوۡلٗا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ٣٣
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (Fushshilat: 33)
Dakwah adalah pekerjaan berat yang harus ditempuh dengan penuh keikhlasan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَمَآ...
Banjir Nabi Nuh Terjadi Di Seluruh Dunia
Abu Fathan | 18:27 | 0
comments
Allah menurunkan banjir sampai-sampai gunung yang tinggi tidak bisa menjadi tempat berlindung. Salah satu Anak Nabi Nuh tidak bisa selamat dari banjir padahal ia berlindung di atas gunung.
Allah Ta’ala berfirman,
هِيَ تَجْرِي بِهِمْ فِي مَوْجٍ كَالْجِبَالِ وَنَادَى نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنَا وَلا تَكُنْ مَعَ الْكَافِرِينَ قَالَ سَآوِي إِلَى جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ قَالَ لا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلا مَنْ رَحِمَ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ
“Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil:...
Subscribe to:
Posts (Atom)