{قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ ويَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ، وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ}

Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Ali ‘Imran:31)

Membaca Al-Qur`an Dengan Khusyu’ Dan Berusaha Memahami Maknanya

Abu Fathan | 09:00 | 0 comments
Al-Qur’an adalah kalamullah yang diucapkan untuk manusia. Dengannya Allâh Azza wa Jalla menyampaikan semua yang ingin disampaikan berupa perintah, larangan, hikmah dan lain sebagainya. Dan ini sebuah penghormatan yang teramat tinggi untuk manusia. Bagaimana tidak? Allâh Azza wa Jalla Yang Maha Agung, Maha Tinggi, Raja di atas segala raja berkenan memberikan kalam-Nya kepada manusia, makhluk lemah, kecil lagi sedikit ini. Sungguh ini merupakan penghormatan luar biasa untuk manusia. Oleh karena itu tidak mengherankan jika kedekatan seseorang dengan al-Qur`an memiliki andil besar dalam mendatangkan cinta Allâh Azza wa Jalla. Ini sudah disadari oleh para assalafush-shalih, sehingga saat membaca...

Tokoh-Tokoh Pengusung Kesesatan Eksistensi Dan Bahaya Mereka Bagi Umat

Abu Fathan | 23:23 | 0 comments
Di dalam al-Qur’an, Allâh Azza wa Jalla menyatakan keberadaan para tokoh penyeru kesesatan dan para tokoh penyeru kepada petunjuk kebaikan. Allâh Azza wa Jalla berfirman: وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يُنْصَرُونَ Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong [Al-Qashash/28:41]. Dalam ayat lain, Allâh Azza wa Jalla juga berfirman: وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ ۖ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ Dan Kami jadikan mereka sebagai pemimpin-pemimpin...

Pemimpin Yang Menyesatkan

Abu Fathan | 23:11 | 0 comments
Kita hidup di zaman yang penuh fitnah dan keguncangan, banyak kaum Muslimin yang menyimpang dari kebenaran. Sebenarnya itu kembali kepada realita adanya orang-orang yang ditokohkan sebagai ulama namun tidak komitmen dalam melaksanakan dan berpegang teguh kepada al-Qur`an dan as-Sunnah serta mengajarkannya kepada masyarakat.  Padahal para ulama adalah pewaris Nabi dan Orang yang menggantikan mereka dalam dakwah mengajak umat ke jalan Allâh Azza wa Jalla serta menjelaskan kebenaran dan ajaran agama ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: إنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ، وَإِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوْرِّثُوْا دِيْنَاراً وَلاَ دِرْهَماً، وَرَّثُوْا العِلْمَ، فَمَنْ أخَذَهُ...
Pages (9)1234567 Next
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA SUNNAH - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
a