IBADAH ADALAH HIKMAH PENCIPTAAN
Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memberitakan kepada kita bahwa Dia menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. [Adz-Dzâriyât/51:56]
Oleh karena itu Allâh Subhanahu wa Ta’ala memberikan ujian dengan perintah ibadah, melaksanakan perintah, dan menjauhi segala larangan-Nya. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
(Allâh) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di...
KIAT SELAMAT DARI FITNAH
Abu Fathan | 19:03 | 0
comments
Jalan keselamatan yang pertama-tama adalah dengan berpegang teguh kepada Kitabullâh dan sunnah Rasul-Nya. Hanya saja, tidak akan bisa berpegang dengan kitab Allâh dan sunnah Rasul-Nya kecuali dengan tafaqquh fiddin (mempelajari agama Allâh). Dan mempelajari agama Allâh tidak bisa diperoleh begitu saja dan tidak bisa digapai dengan angan-angan.
Ilmu tidak diraih dengan banyaknya membaca saja, atau dengan banyaknya kitab, atau dengan (sekedar) mentelaah banyak kitab. Ilmu tidak diperoleh dengan cara-cara seperti ini. Ilmu itu hanya dapat diperoleh dengan belajar langsung kepada para ahli ilmu, bukan (didapat) dengan sendirinya, sebagaimana dugaan sebagian orang dewasa ini. Sebagian mereka...
MANUSIA SENANTIASA BERDAMPINGAN DENGAN FITNAH
Abu Fathan | 10:47 | 0
comments
Manusia senantiasa hidup beriringan dengan fitnah (ujian dan cobaan) sampai ia meninggal. Terkadang hidupnya berakhir dengan baik, dan terkadang dia menutup kehidupannya dengan akhir yang jelek. Dan seperti itu juga manusia menghadapi fitnah (yaitu diuji) sampai di dalam kuburnya. Jika diletakkan di kuburnya, dia akan diuji (dengan pertanyaan malaikat, yaitu fitnah kubur).
Dua malaikat akan mendatanginya. kemudian mereka mendudukkannya, dan bertanya kepadanya : Siapa Rabbmu? Apa agamamu? Dan siapa nabimu?
Kebahagiaan dan kesengsaraannya tergantung jawabannya. Jika dia menjawab: Rabbku adalah Allâh, Islam agamaku, dan nabiku Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam , maka terdengar seruan,...
Ragam Fitnah
Abu Fathan | 20:27 | 0
comments
Fitnah itu banyak ragamnya. Ia semakin banyak dan dahsyat serta terus bermunculan di akhir zaman. Dan manusia sepanjang hayatnya selalu berdampingan dengan fitnah, hanya saja ada yang bergesekan dengan fitnah dalam porsi sedikit, ada yang banyak.
ANAK, ISTRI DAN HARTA ADALAH FITNAH
Allâh Azza wa Jalla memberitakan bahwa harta dan anak-anak adalah fitnah. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allâh-lah pahala yang besar. [At-Taghâbun/64:15]
Jadi, harta dan anak keturunan adalah fitnah. Barangsiapa yang lebih mendahulukan kecintaan kepada harta,...
MEMAHAMI AGAMA GARDA PELINDUNG DARI FITNAH
Abu Fathan | 19:44 | 0
comments
NIKMAT ISLAM DAN PERINGATAN AGAR TIDAK JATUH DALAM FITNAH YANG MEMALINGKAN DARI ISLAM
Allâh Azza wa Jalla telah memberi anugerah Islam kepada kita. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ﴿١٠٢﴾ وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ ﴿١٠٣﴾ وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ...
Kebenaran Ada Pada Orang yang Kuat
Abu Fathan | 04:00 | 0
comments
“Di antara tradisi jahiliyyah adalah berdalil dengan suatu kaum yang diberi kekuatan dalam hal kecerdasan, kerja, kekuasaan, harta maupun kedudukan. Alasan seperti ini dibantah oleh Allah dalam firman-Nya:
وَلَقَدْ مَكَّنَّاهُمْ فِيمَا إِنْ مَكَّنَّاكُمْ فِيهِ
“Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu.” (Al-Ahqof: 26)
Allah juga berfirman:
وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ
“Dan setelah datang kepada mereka Al-Qur’an dari Allah yang...
BERDIALOOG DENGAN PEMELUK AGAMA LAIN
Abu Fathan | 11:02 | 0
comments
Segala puji bagi Allâh Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Muhammad; Penutup para Nabi. Juga atas keluarga dan semua sahabat. Wa ba’du;
Dewasa ini, telah muncul fenomena dialog antara kelompok-kelompok yang berseberangan. Dialog bersama orang yang berseberangan itu sendiri, bila tujuannya untuk menjelaskan kebenaran dan menampik kebathilan, maka merupakan suatu hal yang diperlukan dan disyariatkan. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا...
Subscribe to:
Posts (Atom)