{قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ ويَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ، وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ}

Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Ali ‘Imran:31)

Penyesalan Orang Yang Disesatkan Para Penyesat Umat Di Akhirat Kelak

Abu Fathan | 04:14 | 0 comments
Sungguh malang orang-orang yang memuja manusia, mereka menjadikan seorang manusia seolah-olah malaikat bahkan tuhan, tidak boleh dikritisi apalagi dibantah, segala yang dikatakannya seolah-olah wahyu yang turun dari langit, selalu dibenarkan dan diikuti. Padahal tidak ada seorang manusiapun yang ma’sum, siapa dan sehebat apapun seorang manusia tetaplah manusia, bisa salah dan keliru. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون “Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang bertaubat”. (Shahih Jami’us Shaghir 4391). Dari hadits diatas maka kita mendapatkan penjelasan...

Penjelasan Syarat Kaidah "Menempuh Mudharat Yang Terkecil Dari Dua Mudharat"

Abu Fathan | 19:17 | 0 comments
Terkait PEMILU banyak yang berdalih dengan kaedah ini, namun banyak mereka yang tidak paham dhawabith dari penerapan kaedah ini.. Dibawah ini adalah penjelasan tentang dhawabith dan persyaratan kaedah tersebut. Semoga bermanfaat. 1️⃣ ﺍﻟﻮﻗﻮﻉ ﻋﻦ ﻏﻴﺮ ﻗﺼﺪ ﺃﻭ ﺗﺼﻤﻴﻢ [Terjadinya mudharat itu bukan sesuatu yang sengaja dicari-cari atau dirancang terjadinya] Dengan demikian orang yang berhak dan dibenarkan ia mengamalkan kaedah ini adalah : ﻣﻦ ﻳﻬﺮﺏ ﻣﻦ ﺳﺎﺣﺎﺕ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﻭﻣﻈﺎﻧﻬﺎ ﻭﻻ ﻳﻘﺼﺪﻫﺎ ﻓﻲ ﺷﻲﺀ، ﺛﻢ ﻫﻮ ﻳﻘﻊ ﻓﻲ ﻇﺮﻭﻑ ﺍﻹﻛﺮﺍﻩ ﻭﺍﻻﺿﻄﺮﺍﺭ ﻗﺪﺭﺍً [Orang yang telah berusaha lari menjauh dari tempat-tempat fitnah/mudharat itu dan tidak ia sengaja untuk menuju fitnah/mudharat itu, namun ia akhirnya...

Bedakan Antara "TARHIB" (kabar pertakut) Dan"TAKHWIF"(menakut-nakuti)

Abu Fathan | 18:58 | 0 comments
TARHIB seperti dalam ayat : (إِنَّ بَطۡشَ رَبِّكَ لَشَدِیدٌ) "Sungguh, azab Rabbmu sangat keras" [Surat Al-Buruj 12] (... وَلَىِٕن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِی لَشَدِیدࣱ) "...tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” [Surat Ibrahim 7] Maka TARHIB terpuji dalam syari'at karena menghalangi seseorang dari terjatuh dalam penyimpangan.. Termasuk TARHIB penjelasan tentang bahaya riba, dsbnya. ADAPUN TAKHWIF (menakut-nakuti) (ٱلَّذِینَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدۡ جَمَعُوا۟ لَكُمۡ فَٱخۡشَوۡهُمۡ فَزَادَهُمۡ إِیمَـٰنࣰا وَقَالُوا۟ حَسۡبُنَا ٱللَّهُ وَنِعۡمَ ٱلۡوَكِیلُ) Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika...

Apakah "PEMILU" Khilaf Tanawwu' atau Khilaf Taddhad

Abu Fathan | 09:08 | 0 comments
Asy-Syaikh Muqbil Rahimahullah mengatakan Pemilu ini bukan KHILAF TANAWWU' tetapi KHILAF TADDHAD. KHILAF TANAWWU' artinya kalau ada orang yang berpendapat lain, itu bisa diberi udzur atau dimaafkan, misalnya dalam Sholat ketika i'tidal ada yang tangan sedekap dan ada yang tidak sedekap, itu perselisihannya Khilaf Tanawwu', tetapi "PEMILU" ini khilafnya Khilaf Taddhad, Khilaf yang saling bertentangan, harus mengetahui bahwa yang kuat atau benar cuma satu. Misalnya, yang satu menyembah kubur yang satunya tidak, maka yang benar cuma satu tidak ada kedua-duanya benar. Oleh karena itu ini adalah masalah besar dan bukan perkara kecil dan kerusakannya yang sangat besar dalam pandangan Syari'at,...

Mengapa Memilih Untuk Tidak Memilih ?

Abu Fathan | 17:52 | 0 comments
PENDAHULUAN Permasalahan ikut serta dalam pesta demokrasi bukanlah baru-baru ini muncul, melainkan sudah sejak lama diperdebatkan. Ana sendiri sudah mencoba untuk merenungi ini dari sekian lama, bahkan pada tahun 2014 silam ana mengikuti pendapat untuk memilih karena melihat dalil-dalil yang dikemukakan. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ada beberapa kejanggalan yang muncul dari itu semua, sehingga menjadikan ana mencoba untuk mengkaji lagi apa yang dahulu saya yakini. Berikut ini adalah tulisan dari ana, yang merupakan hasil dari bahan renungan serta pengkajian ulang dari apa yang ana yakini sebelumnya. DALIL-DALIL DILARANGNYA PEMILU Berikut ini dalil-dalil tentang...
Pages (9)1234567 Next
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BERITA SUNNAH - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
a